boiler

Scale Control

Scale control pada boiler chemical berarti pengendalian kerak (scale) yang terbentuk akibat pengendapan mineral, terutama kalsium dan magnesium, pada permukaan pemanas boiler

  • Scale Control

PT. Beta Pramaesti Asia

Scale control pada boiler chemical berarti pengendalian kerak (scale) yang terbentuk akibat pengendapan mineral, terutama kalsium dan magnesium, pada permukaan pemanas boiler. Pengendalian ini sangat penting untuk menjaga efisiensi perpindahan panas, mencegah overheating, dan memperpanjang umur boiler. Berikut penjelasan lengkapnya:


1. Penyebab Terbentuknya Scale

Scale terbentuk karena adanya:

  • Kesadahan air (Ca²⁺, Mg²⁺ tinggi)
  • Suhu tinggi dan tekanan tinggi, yang menyebabkan zat padat terlarut mengendap.
  • pH air tidak terkontrol, sehingga mempercepat pengendapan karbonat atau silikat.

Contoh reaksi pembentukan kerak:

Ca(HCO₃)₂ → CaCO₃↓ + CO₂ + H₂O


2. Jenis Scale yang Umum Terbentuk

Jenis KerakSenyawa UtamaCiriDampak
Carbonate scaleCaCO₃, MgCO₃Putih, kerasMenurunkan efisiensi panas
Sulfate scaleCaSO₄Sangat kerasSulit dihilangkan
Silicate scaleMgSiO₃, CaSiO₃Halus, kerasMenyumbat pipa
Iron scaleFe₂O₃, Fe₃O₄Warna coklat/kemerahanKorosi dan panas tidak merata

3. Metode Pengendalian Scale

a. Pre-treatment (sebelum masuk boiler)

  • Softening (ion exchange): Mengganti Ca²⁺ dan Mg²⁺ dengan Na⁺.
  • Reverse osmosis (RO): Menyaring hampir semua zat terlarut.
  • Deaeration: Mengeluarkan gas O₂ dan CO₂ untuk mencegah korosi.

b. Internal treatment (di dalam boiler)

Menggunakan boiler chemical yang berfungsi sebagai:

  1. Phosphate treatment: Menonaktifkan Ca²⁺ menjadi sludge yang mudah dikeluarkan.

    Contoh: Trisodium phosphate (Na₃PO₄)

  2. Chelant treatment: Mengikat ion logam agar tetap terlarut (menghindari endapan).

    Contoh: EDTA, NTA

  3. Polymer dispersant: Menjaga partikel padat tetap tersuspensi.

    Contoh: Polymethacrylate, Polyacrylate

  4. pH control chemical: Menjaga pH 10,5–11 untuk menghindari korosi dan pembentukan kerak.

    Biasanya menggunakan NaOH atau amina volatil.

  5. Blowdown control: Mengeluarkan sebagian air boiler untuk menjaga TDS dan konsentrasi garam.


4. Parameter Operasional yang Harus Dijaga

ParameterRentang IdealTujuan
pH boiler water10.5 – 11.0Cegah korosi & scale
Phosphate residual30 – 60 ppmKendali kesadahan
TDS (Total Dissolved Solids)< 3500 ppmCegah foaming & carryover
Silika< 150 ppm (Tergantung tekanan)Hindari silicate scale
Blowdown rate5–10% dari feedwaterKontrol konsentrasi padatan

5. Monitoring dan Maintenance

  • Uji harian: pH, conductivity, phosphate, hardness.
  • Uji mingguan: Silika, alkalinitas, TDS.
  • Inspeksi rutin: Periksa visual scale dan korosi.
  • Pembersihan kimia (chemical cleaning): Jika kerak sudah terbentuk.

123 Main Street, City, State 11111

Copyright © 2025, PT. Watermart Perkasa